Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Februari 2014
Siapa yang Layak Jadi Pemimpin? (2)
Senin, 17 Februari 2014
Siapa yang Layak Jadi Pemimpin? (1)
Kamis, 30 Januari 2014
Agama dan Negara (3)
Korupsi politik senantiasa muncul dalam
masyarakat sekuler, lebih-lebih di negara yang menerapkan sistem demokrasi,
tidak terkecuali di Indonesia. Namun, masyarakat seringkali salah mengira.
Mereka menganggap korupsi politik itu semata-mata terjadi karena kesalahan
individu, bukan kesalahan sistemik. Padahal, fakta menunjukkan bahwa sistemlah
yang menghasilkan individu-individu yang bermasalah. Dan sistem itu pula yang
kemudian membiarkan individu-individu tersebut melakukan berbagai bentuk
korupsi.
Senin, 27 Januari 2014
Agama dan Negara (2)
Dalam konsep negara yang berdasarkan pada Syariat Islam, ada struktur yang mirip dengan legislatif atau lembaga perwakilan rakyat pada sistem demokrasi atau negara sekuler. Serupa tapi tak sama. Serupa wajah tapi berbeda isi hati. Pada negara sekuler, lembaga perwakilan rakyatnya berhak untuk membuat perundang-undangan seenak hati meskipun bertentangan dengan hukum Allah SWT, anggota legislatifnya terdiri dari orang-orang yang tidak bertauhid, gemar berbuat zolim, dan hobi berbuat maksiat. Bagaimana dengan lembaga perwakilan rakyat pada negara yang berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah?
Kamis, 23 Januari 2014
Agama dan Negara (1)
Apa yang terjadi jika seorang manusia
hidup tanpa aturan agama, selalu berbuat maksiat, melanggar perintah Allah SWT,
dan melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT? Hidupnya akan hancur, baik
di dunia maupun di akhirat. Apa yang akan dialami sebuah keluarga jika keluarga
itu tidak menerapkan agama pada setiap anggota keluarganya? Keluarga itu tidak
akan harmonis, jauh dari sejahtera, bahkan akan hancur berantakan. Bagaimana
sebuah negara jika dipisahkan dari agama?
Jumat, 19 Juli 2013
Hukum Menegakkan Syariah Islam di Indonesia (3)
Jangan tanya, kenapa segitu banyak SDIT yang telah kita bangun, malah tidak
mengajarkan bahasa Arab? Padahal syarat mutlak seseorang bisa mempelajari dan
memahami syariah Islam justru ada pada bahasa Arab. Mengingat bahwa Al-Quran
itu turun dalam bahasa Arab. Dan mengingat pula bahwa Rasulullah SAW tidak
pernah berkata-kata kecuali dalam bahasa Arab. Sangat tidak masuk akal kalau
hari ini kita teriak-teriak mau menegakkan syariah Islam, tapi kita tidak
pernah peduli ketika anak-anak kita tumbuh tanpa bisa berbahasa Arab. Sungguh
keterlaluan dan sangat tidak logis.
Rabu, 17 Juli 2013
Hukum Menegakkan Syariah Islam di Indonesia (2)
Ada satu hal yang saat ini perlu kita pikirkan bersama, terutama bagi para
'pendekar dan penegak syariah Islam'. Seandainya -ini cuma seandainya saja-
seandainya, tiba-tiba para penguasa sekuler itu terguling atau entah dapat
hidayah lewat mana, tiba-tiba mereka bilang, "Yah sudah, sekarang kami
sudah tobat, ayo kita gunakan hukum Islam", lalu apakah masalah sudah
selesai? Apakah proses penegakan syariah Islam sesederhana itu? Apakah hanya
dengan melengserkan para penguasa sekuler dan kemudian diganti jadi negara
Islam, atau apa lah istilahnya, masalah sudah selesai?
Minggu, 14 Juli 2013
Hukum Menegakkan Syariah Islam di Indonesia (1)
Pagi ini saya baru saja membaca sebuah tulisan yang menurut saya bagus soal
penegakkan Syariah Islam. Ustadz Ahmad
Sarwat, Lc yang memberikan penjelasan. Awalnya ada pertanyaan dari R.
Abdurrohman di Kabupaten Sragen, Surakarta, Jawa Tengah tentang penegakkan
syariah Islam, apakah wajib hukumnya bagi kaum muslimin untuk menegakkan Syariah Islam atau Sunnah. Ustadz Ahmad Sarwat lalu memberikan jawaban yang lugas dan
logis. Karena pembahasannya cukup panjang, maka tema "Hukum Menegakkan Syariah Islam di Indonesia" akan saya bagi menjadi tiga bagian. Ini adalah bagian pertamanya. Wajibkah menegakkan Syariat Islam di Indonesia? Yuk simak
penjelasannya..
Sabtu, 06 Juli 2013
Pengkhianatan Kaum Sekuler di Mesir
Presiden Muhammad Mursi adalah presiden Mesir yang terpilih secara
demokratis melalui pemilihan umum yang sah. Mursi merupakan pemimpin yang
dikehendaki oleh mayoritas rakyat Mesir. Cita-cita Mursi bersama para
pendukungnya untuk menegakkan Syariat Islam di Mesir melalui perbaikan
konstitusi tentu membuat orang-orang sekuler dan anti Islam sangat memusuhi
Mursi. Permusuhan yang dideklarasikan secara nyata tersebut dapat dilihat dari skenario
yang dijalankan kelompok anti Mursi. Mereka secara sistematis mengadakan
berbagai demonstrasi serta mengerahkan massa dalam jumlah besar menggelar aksi
unjuk rasa menentang Mursi dan pemerintahan yang sah. Sementara itu, kelompok
lainnya bergerak menciptakan suasana keruh dan mencekam.
Langganan:
Komentar (Atom)








